Jumat, 13 Juli 2012

Motivasi Belajar


“Males belajar...!!! ga konsen....!!! mending buka laptop sambil pencet-pencet HP!!!”. Fenomena ini sering dialami oleh beberapa kalangan Pelajar atau bahkan oleh Mahasiswa seperti saya. Mereka ingin mendapatkan hasil yang maksimal, peringkat bagus, IP/IPK cumlaude, tapi belajarnya masih ogah-ogahan. Belajar setengah-setengah dikarenakan kita tidak memiliki motivasi yang mendorong kita untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Motivasi sangat diperlukan bagi setiap orang sebagai penyemangat dalam meraih sesuatu.
Motivasi belajar setiap orang tidaklah sama, tergantung dari apa yang diinginkan orang yang bersangkutan. Akan tetapi bagaimana agar motivasi belajar kita tidak menurun? Terdapat 2 faktor yang membuat seseorang dapat termotivasi untuk belajar, yaitu: (1) Motivasi belajar berasal dari faktor internal. Motivasi ini terbentuk karena kesadaran diri atas pemahaman betapa pentingnya belajar untuk mengembangkan dirinya dan bekal untuk menjalani kehidupan. (2) Motivasi belajar dari faktor eksternal, yaitu dapat berupa rangsangan dari orang lain, atau lingkungan sekitarnya yang dapat memengaruhi psikologis orang yang bersangkutan. Kedua faktor ini saya ambil dari sebuah artikel yang sudah eprnah saya baca.
Motivasi belajar akan terbentuk jika seseorang memiliki keinginan, cita-cita, ambisi yang kuat, dan menyadari betapa pentingnya belajar. Oleh karena itu, dibutuhkan pengkondisian tertentu, agar diri kita dapat termotivasi dengan baik dalam belajar. Berikut ini terdapat “Tips-tips Meningkatkan Motivasi Belajar” yang sudah pernah saya baca dari sebuah artikel bergaul.com
·                Bergaul dengan orang yang giat belajar.
Pernah dengar kan analogi orang yang berteman dengan tukang pandai besi atau penjual minyak wangi. Jika kita bergaul dengan tukang pandai besi, maka kita pun turut terciprat bau bakaran besi, dan jika bergaul dengan penjual minyak wangi, kita pun akan terciprat harumnya minyak wangi. Kebiasaan dan semangat mereka akan menular kepada kita.
·                Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi
Akan membuat kita pun gemar belajar. Selain itu, coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan baik dalam belajar. Bertanyalah tentang pengalaman di berbagai tempat kepada orang-orang yang pernah atau sedang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, orang-orang yang mendapat beasiwa belajar di luar negeri, atau orang-orang yang mendapat penghargaan atas sebuah prestasi.
·                Belajar apapun
Pengertian belajar di sini dipahami secara luas, baik formal maupun nonformal. Kita bisa belajar tentang berbagai keterampilan seperti merakit komputer, belajar menulis, membuat film, berlajar berwirausaha, dan lain lain-lainnya.
·                Belajar dari internet
Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan kumpulan orang-orang yang senang belajar. Salah satu milis dapat menjadi ajang kita bertukar pendapat, pikiran, dan memotivasi diri. Sebagai contoh, jika ingin termotivasi untuk belajar bahasa Inggris, kita bisa masuk ke milis Free-English-Course@yahoogroups.com
·                Bergaulah dengan orang-orang yang optimis dan selalu berpikiran positif. Di dunia ini, ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merudung. Kita akan tertular semangat, gairah, dan rasa optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu, dan sebaliknya.
·                Cari motivator

Kenapa Sulit Tidur ya?

Teman-teman pasti sering mengalami sulit untuk tidur. Entah kepikiran mantan pacar gara-gara habis diputusin, sedih karena dapet nilai jelek, dimarahin temen, atau yang lainnya. Nah, di bawah ini ada beberapa hal yang membuat kita kesulitan untuk tidur yang saya copast dari Yahoo.... heheheh.  Let’s check this out bro....

1. Kurangi begadang
Siapa bilang waktu tidur itu hanya untuk anak-anak? Perhatikan jadwal tidur Anda, khususnya di akhir pekan. Tubuh kita menyesuaikan dengan rutinitas. Jika waktu tidur Anda tidak teratur — pukul 11 malam selama beberapa hari, lalu begadang sampai jam 1 pagi di hari lain — otak Anda tidak siap untuk tidur di hari kerja.
2. Membawa buku ke tempat tidur
Membaca sebelum tidur adalah kebiasaan banyak orang. Masalahnya, tubuh Anda akan beradaptasi dengan rutinitas tersebut — tubuh akan menolak godaan tidur sebelum Anda menyelesaikan beberapa bab. Lebih baik duduk nyaman di sofa bila Anda ingin membaca. Tempat tidur seharusnya dibatasi hanya untuk tidur atau seks. 
3. Membuka Facebook sampai lupa waktu
Kecerahan dari layar komputer Anda bisa menstimulasi otak. Ditambah, otak Anda akan sulit berhenti berpikir soal hal-hal menarik di Internet, meski Anda sudah keluar dari situs tersebut. Hindari main Internet di malam hari dan matikan komputer Anda. Berikan diri Anda waktu bebas dari barang elektronik.
4. Tempat tidur yang tidak nyaman
Tempat tidur yang bagus hanya berharga mulai dari $ 500 (Rp 4,6 juta) sampai $ 3.000 (Rp 28 juta). Uang Anda tidak terbuang sia-sia. Matras yang bagus akan membuat tidur Anda lebih lelap. Hal yang sama juga berlaku untuk seprai dan bantal. Pilih bantal yang lembut jika Anda tidur tengkurap. Beli bantal yang lebih keras jika Anda tidur menyamping.
5. Jam alarm yang terang
Cahaya dari jam bisa sangat mengganggu jika Anda ingin tidur. Tujuannya adalah membuat kamar segelap mungkin. Tutupi jam tersebut dengan buku atau beli jam kecil. Anda juga bisa menggunakan alarm di telepon seluler.
6. Menghitung domba
Ketika tidak bisa tidur, sia-sia saja bila terus berada di tempat tidur. Jika Anda sudah berusaha tidur selama lebih dari 30 menit, National Sleep Foundation menyarankan untuk melakukan sesuatu yang biasa, seperti membaca atau menonton TV. Aktivitas yang membutuhkan sedikit daya kerja otak akan menenangkan pikiran Anda. Sebelum menyadarinya, Anda akan segera kembali ke tempat tidur.
7. Berolahraga malam hari
Berolahraga di siang hari akan membuat Anda segar selama berjam-jam. Itulah mengapa Anda tidak boleh berolahraga tiga jam sebelum tidur. Aktivitas fisik yang intens akan menaikkan temperatur tubuh dan menambah tenaga Anda — keduanya mengganggu transisi ketenangan dalam tidur.
            Menurut saya, hal ini bisa dijadikan cara oleh para pelajar/mahasiswa agar bisa begadang semalaman suntuk untuk mengejar deadline atau lembur untuk belajar demi suksesnya ujian esok hari. Yaah semua kembali ke pribadi masing-masing :)
 *sumber gambar: http://solusipenyakit.blogspot.com/2011/07/isomnia-sulit-tidur.html