Sabtu, 23 Februari 2013

Rintihan


Aku tertusuk…
Bukan karena busur cinta
Dan  bukan karena pisau tajam
Tapi.. .
Tusukan dari bibir indahmu
Bibir yang selalu memakiku
Bibir yang selalu menyindirku
dan bibir yang selalu merendahkanku

Membalas?
Oh tidak..
Tersinggung?
Jelas…
Bukan tak ada alasan
Beribu alasan kau tunjukkan padaku
Apa karena kau tak suka?
Tak suka dengan diriku?
Dengan hadirku?
Bahkann dengan langkahku?
Memang,
Hadirku hanya mengusikmu
Mengusik kebahagiaanmu

Langkahku taks selalu pas di depanmu
Tapi, tak bisakah kau sedikit sabar?
Sabar akan semua kekuranganku?
Jika inginmu aku pergi
Ku akan pergi
Pergi dengan do’a
Do’a yang membimbingmu
Membimbingmu pergi dari sifat burukmu itu.

Langkahku tak selalu pas di depanmu
Tapi, tak bisakah kau sedikit sabar?
Sabar akan semua kekuranganku?
Jika inginmu aku pergi
Ku akan pergi
Pergi dengan do’a
Do’a yang membimbingmu
Membimbingmu pergi dari sifat burukmu itu
 

2 komentar:

  1. Aih.. *baru baca
    Hikma kalau lagi melankolis, datanglah padaku~ :D

    BalasHapus
  2. Aih... baru baca komen. Rumah kamu jauh :p

    BalasHapus